Kurang Pelayanan Sekda Sidak ke RS

Senin, 19 Maret 2018 - 10:25:09 WIB

DIALOG : Sekda Merangin H Sibawaihi ketika berbincang dengan pasien di RS Kol Abundjani Bangko terkait dengan pengaduan keluhan pelayanan masyarakat. (Humas Merangin)
DIALOG : Sekda Merangin H Sibawaihi ketika berbincang dengan pasien di RS Kol Abundjani Bangko terkait dengan pengaduan keluhan pelayanan masyarakat. (Humas Merangin)

BANGKO-INDEPENDENT.COM-MERANGIN - Sekda Merangin H Sibawaihi Jum’at  (16/3), langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSD) Kol Abundjani Bangko. Sidak itu merupakan tindak lanjut usai Sekda mendapatkan laporan warga terkait kurangnya pelayanan di RS kebanggaan Merangin tersebut.

Pada sidak itu Sekda juga mengajak Kepala Dinas Kesehatan Merangin Solahudin. Usai senam bersama di Taman Batu, Sekda langsung bertolak ke RSD Kol Abundjani Bangko. Mengingat laporan yang diterima terkait pelayanan di gedung rawat jalan, Sekda begitu sampai di rumah sakit langsung menuju ke gedung dua lantai tersebut. Dari pantauan Sekda, diakuinya laporan warga itu ada benarnya.

“Namun dibeberapa sisi pelayanan kesehatan di ruang rawat jalan ini sudah mulai membaik dan terjadi berbagai perubahan yang bertujuan untuk memuaskan para pasien,” ujar Sekda.

Begitu juga dengan kamar mandi pasien, Sekda yang melakukan cek langsung ke kamar mandi itu, kondisinya sangat bersih dan airnya lancar. Sekda minta para keluarga pasien dapat menggunakan kamar mandi pasien dengan baik.

“Kalau sudah buang air kecil atau air besar, segera siram. Jaga kebersihan kamar mandi ini, karena bila kotor akan menjadi sumber penyakit. Kasihan saudara kita yang dirawat kalau kamar mandinya kotor,” pinta Sekda.

Selanjutnya Sekda dan Kadis Kesehatan memantau pelayanan di Gedung Penyakit Dalam. Di gedung baru itu, Sekda diterima Dona dan tim medis lainnya yang pagi itu, cukup lengkap. Dari pantauan Sekda di gedung dua lantai itu, Sekda mendapat informasi dari Dona terkait tidak lengkapnya persediaan obat di RSD Kol Abundjani Bangko. Kondisi itu cukup menganggu terhadap pelayanan yang diberikan.

“Jadi kalau obatnya kurang, susah bagi kami untuk meresep obat yang akan di minum pasien. Untuk itu kami minta obat tersebut segera dilengkapi, sehingga proses pengobatan akan semakin lancar,” pinta Dona.

Menanggapi hal itu, Sekda langsung berupaya menghubungi pihak terkait, untuk segera memenihi kekurangan obat tersebut. Selain itu Sekda juga mendapat keluhan, terhadap kurang biasanya keluarga pasien membudayakan jam besuk. (hms)

 

 






BERITA BERIKUTNYA

loading...