Di SDN 282 Merangin

Murid Terlambat, Tidak Ikuti Upacara

Senin, 19 Maret 2018 - 10:17:56 WIB

DISIPLIN : Terlambat datang ke sekolah,  tidak bisa mengikuti kegiatan rutin setiap pagi.  Tampak beberapa murid yang terlambat berdiri didepan gerbang sekolah. (Wahyuni Omega/BANGKO-INDEPENDENT.COM)
DISIPLIN : Terlambat datang ke sekolah, tidak bisa mengikuti kegiatan rutin setiap pagi. Tampak beberapa murid yang terlambat berdiri didepan gerbang sekolah. (Wahyuni Omega/BANGKO-INDEPENDENT.COM)

BANGKO-INDEPENDENT.COM-MERANGIN - Berbagai upaya yang dilakukan Kepala Sekolah untuk menegakan kedisiplinan di SDN 282 Merangin . bagi murid yang terlambat datang ke sekolah sering membuat sistem belajar mengajar terganggu. Hal ini tidak diizinkan untuk mengikuti kegiatan pagi sebelum belajar dimulai, seperti upacara.

Kepala SDN 282 Merangin,  Sriratna Dewi mengatakan sekolah menerapkan peraturan gerbang sekolah ditutup pukul 07.15 Wib. Sebelumnya, banyak murid  yang datang terlambat. Bahkan, para guru-guru pun juga sering datang terlambat ke sekolah.

"Tetapi semenjak diberlakukan aturan tutup gerbang, pelanggar sudah mulai berkurang tidak banyak lagi murid atau guru yang terlambat. Kedisiplinan ini diutamakan untuk melatih murid," jelasnya.

Dijelaskan,  terutama setiap  Senin saat akan dilaksanakan upacara bendera, pukul 07. 15 Wib gerbang sudah ditutup. Baik murid maupun guru yang terlambat, tidak diperbolehkan mengikuti upacara bendera dan harus menunggu di luar gerbang sekolah.

"Sampai upacara bendera selesai, barulah diperbolehkan masuk kembali," ujarnya lagi.

Sistem seperti ini menurutnya memang harus diterapkan. Karena disiplin adalah pokok yang paling penting. Namun terkadang, murid sering menyepelekan kedisiplinan.

“Tetapi bagi yang sering terlambat, upaya yang dilakukan yaitu menanyakan sebab kenapa murid sering sekali terlambat. Nanti diurus langsung kepada guru BK yang bertanggung jawab," jelasnya.

Ketika ditanyakan kepada murid, ternyata banyak faktor yang menyebabkan mereka terlambat datang ke sekolah. Masalah bukan hanya terjadi pada murid,  tetapi juga kadang terkendala kepada orang tua.

"Ada juga murid yang mengatakan ketika mereka sudah siap, tetapi orang tua yang mengantar yang lama bangun pagi. Sehingga murid jadi terlambat," terangnya.

Tetapi sekarang, kedisiplinan sudah mulai terbentuk di SDN 282 Merangin.  Murid dan guru yang datang terlambat sudah sangat berkurang. Sehingga harapan kedepan untuk setiap hari tidk ada lagi murid yang terlambat.

"Saya berharap, disiplin ini akan terus berlangsung. Baik ketika saya menjabat maupun tidak menjabat lagi,"  ungkapnya. (mg01





Berita Lainnya


BERITA BERIKUTNYA

loading...