Ngotot Dukung Jokowi, TGB Siap Mundur dari Demokrat

Rabu, 11 Juli 2018 | 19:49:26 WIB

 Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) menegaskan tetap mendukung petahana Joko Widodo (Jokowi), meski diancam sanksi partai, Rabu (11/7). Bahkan ia menyatakan siap mundur dari Partai Demokrat. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) menegaskan tetap mendukung petahana Joko Widodo (Jokowi), meski diancam sanksi partai, Rabu (11/7). Bahkan ia menyatakan siap mundur dari Partai Demokrat. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

BANGKO-INDEPENDENT.COM-Polemik deklarasi Gubernur Nusa Tenggara Barat (TGB) Muhammad Zainul Majdi yang mendukung calon presiden (capres) petahana Joko Widodo (Jokowi) masih berlanjut. Bahkan muncul dorongan agar ia mundur dari Partai Demokrat lantaran sikapnya itu dianggap melangkahi keputusan partai.

Menanggapi hal itu, Tuan Guru Bajang (TGB)—sapaan akrab Zainul Majdi—mengatakan akan tetap teguh pendirian mendukung Jokowi. Jika memang ada sanksi atau paksaan untuk dari partai yang membesarkan namanya, maka ia pun siap menghadapinya.

"Saya tetap pada posisi saya. Keputusan saya untuk mendukung Bapak Jokowi. Kalau ada risiko atas pilihan itu ya saya akan hadapi," ungkap TGB di Kantor ICMI Jalan Proklamasi Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/7).

Ngotot Dukung Jokowi, TGB Siap Mundur dari DemokratTGB saat mengunjungi kantor Ketua MPR Zulkifli Hasan (Zulhas) beberapa waktu lalu. (Hendra Eka/Jawa Pos)

Namun, informasi yang ia dengar dari Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin, dirinya masih dinyatakan sebagai kader partai berlambang bintang mercy. Informasi dia terima setelah Amir menghadiri rapat tinggi majelis partai Demokrat, Senin (9/7).

Bahkan menurut TGB, tidak ada sanksi yang direncanakan akan dijatuhkan partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu kepadanya. "Disampaikan oleh Pak Amir Syamsuddin kepada saya bahwa bapak tetap dan tidak ada sanksi apa pun. Itu yang disampaikan kepada saya," tegas TGB.

Lebih jauh TGB mengaku tak akan ambil pusing jika ada petinggi Partai Demokrat yang mengeluarkan pernyataan berbeda dari Amir. "Kalau ada pernyataan dari pimpinan partai lain yang bertentangan dengan apa yang disampaikan Pak Amir Syamsuddin kepada saya, ya jangan ditanyakan kepada saya. Tanyakan kepada yang mengeluarkan statement," pungkas TGB.

(ce1/sat/JPC)






BERITA BERIKUTNYA

loading...