Romi Berang Ada Dompeng Pasir Diduga Illegal

Rabu, 11 Juli 2018 | 14:00:29 WIB

 BERANG : Bupati Tanjung Jabung Timut, Romi menngenakan baju kemeja saat melihat Dompeng Pasir yang diduga illegal. AMIRUDDIN/JAMBI INDEPENDENT
BERANG : Bupati Tanjung Jabung Timut, Romi menngenakan baju kemeja saat melihat Dompeng Pasir yang diduga illegal. AMIRUDDIN/JAMBI INDEPENDENT

BANGKO-INDEPENDENT.COM-Aktifitas dompeng pasir di sungai Batanghari tepatnya di perairan Kecamatan Dendang membuat Bupati Tanjung Jabung Timur Romi merasa gerah. Pasalnya, keberadaan dompeng pasir di sungai ini tidak mengantongi izin alias illegal.

“Dompeng sapa itu coba cek, nanti pulang dari berbak kita mampir,”ujar Romi kepada OPD yang mendampinginya saat Kunker ke Kecamatan Berbak.

Rasa gerah karena aktifitas dompeng pun Romi sampaikan kepada pekerja, selesai dari monitoring di Kecamatan Berbak, romi menghampiri dua unit dompeng yang habis beroperasi.

“Siapa yang punya ini, mana bosnya, kemana kamu bawa pasir ini,”tanya Romi kepada pekerja yang tengah istirahat.

Tidak hanya menanyakan pemilik dompeng, Bupati Romi juga menyuruh pekerja untuk menghentikan aktifitasnya.

“Hari ini jangan beraktifitas lagi, stop dulu dan sampaikan kepada bos kalian, bilang saya nyuruh ngadap ke Kantor Bupati. Kalau masih juga besok beroperasi saya akan tangkap semuanya,”tutur Romi.

Bukanya pemerintah melarang, lanjut Romi, tetapi harus dilengkapi dulu izinya, kalau ini sudah di urus izinya dan ada izinya silahkan beroperasi.

“Bilang sama bos kamu, suruh ke kantor Bupati urus izin, kalau tidak dan masih beroperasi akan saya tangkap semuanya,”tegas Romi.

Sementara itu, Tendri salah seorang pekerja saat ditanya pemilik dompeng mengatakan, dalam sehari bisa mencapai 5 kubik pasir yang dihasilkan.

“Kalau sehari sekitar lima kibik lah pak,”tutur Tendiri.

Untuk pembeli sendiri, rata-rata warga sekitar. Bahkan ada juga yang dari lambur.

“Kalau muat hari ini di bawa kelambur,”akunya

Saat ditanya siapa pemilik Dompeng, Tendiri mengatakan yang memiliki dompeng Anton yang merupakan warga Muarasabak Timur.

“Anton yang punyanya pak, dia orang Sabak Timur,”katanya.(ami/muz)






BERITA BERIKUTNYA

loading...