Nyamar Jadi Pembeli, Maling Ditangkap

Rabu, 11 Juli 2018 | 13:51:58 WIB

 CURANMOR : Indra dan Asmidi, dua pencuri sepeda motor yang saat ini sudah diamankan di Polres Batanghari. RIZAL ZEBUA/JAMBI INDEPENDENT
CURANMOR : Indra dan Asmidi, dua pencuri sepeda motor yang saat ini sudah diamankan di Polres Batanghari. RIZAL ZEBUA/JAMBI INDEPENDENT

BANGKO-INDEPENDENT.COM-Dua sekawan mencuri sepeda motor Honda Mega Pro, Sabtu (7/7) lalu di Kecamatan Batin XXIV. Alhasil, selang beberapa hari mereka ditangkap Satreskrim Polres Batanghari pada Selasa (10/7) pukul 05.00 subuh.

Keduanya yakni Indra (31) dan Asmidi (21) warga RT 03 Kelurahan Durian Luncuk, Kecamatan Batin XXIV. Mereka diamankan di Desa Simpang Malapari, tanpa perlawanan. Awalnya pihak Reskrim mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di Simpang Malapari, dan sedang membawa kendaraan curian.

Polisi pun menyamar dengan berpura-pura sebagai pembeli. Rupanya umpan termakan. Mereka pun bertemu di tempat yang sudah dijanjikan. Saat itu lah, polisi langsung meringkus keduanya.

Saat ditanyai, keduanya berdalih alasan ekonomi, hingga nekat mencuri. Indra yang merupakan aktor dalam aksi tersebut, sempat terdiam ketika ditanyai. “Emm... intinya karena duit,” ujar Indra sembari tertunduk.

Dirinya mengaku berhasil mengambil dan membawa motor hasil curiannya, dengan cara memotong dan kembali menyambung swicth motor menggunakan gunting. Rencananya pun, pria yang sehari-hari bekerja menebas semak itu akan menjual hasil curian senilai Rp 3,5 juta.

Dari keterangan Indra sendiri, dia telah melakukan aksinya sebanyak empat kali dan baru ketahuan kali ini. Dua motor di antaranya sudah berhasil dijual dengan harga Rp 2 juta per unit. “Dua sudah di jual ke daerah Gurun Saroalangun. Ngambil di Simpang Jelutih, Durian Luncuk, dan daerah Batin XXIV bang. Dapat Rp 4 juta untuk kebutuhan dan nafkahi keluarga. Sama kawan juga waktu itu,” kenang Indra.

Sementara itu Asmidi, nekat ikut mencuri juga karena alasan ekonomi. Namun dirinya membantah juga ikut dalam aksi curanmor yang dilakukan oleh Indra sebelumnya. “Baru kali ini aku ambil motor sama dia,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Iptu Dimas arki Jatipratama melalui Kbo Ipda Sutisna, mengatakan bahwa saat diamankan keduanya sedang menunggu pembeli.

“Mereka bawa dua motor, yang satu motor Mio, motor pribadi mereka. Jadi kalau sudah terjual merek pulang pakai motor tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, saat ini pihak penyidik reskrim masih mengembangkan kasus tersebut. Apalagi terhadap keterangan Indra yang sudah melakukan aksi curanmor sebanyak empat kali. “Masih kita kembangkan, kita harap bagi korban yang merasa kehilangan segara melapor ke polsek terdekat maupun polres langsung,” pungkasnya.

Akibat perbuatannya kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian denganpemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (zen/rib)






BERITA BERIKUTNYA

loading...