Korban yang Diterkam Buaya Ditemukan Tanpa Kepala dan Tangan

Selasa, 10 Juli 2018 | 19:14:20 WIB

 Warga saat melakukan evakuasi jenazah korban (Istimewa)
Warga saat melakukan evakuasi jenazah korban (Istimewa)

BANGKO-INDEPENDENT.COM-Alif, 18, korban yang dimakan buaya muara di Sungai Rengit, Banyuasin, Sumsel pada Minggu malam (8/7) akhirnya berhasil ditemukan warga. Korban ditemukan tewas pada pukul 11.00 WIB, Selasa (10/7).

Korban yang merupakan warga Desa Serong Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, Sumsel, diterkam buaya saat mancing.

Salah satu warga, Doyok mengatakan penemuan berawal saat warga yang menjaga melihat rumput di sekitaran TKP bergoyang. Kemudian, warga pun penasaran dan langsung mendekati rerumputan tersebut.

Pada saat dibuka ternyata benar ada sesosok mayat diduga korban keganasan buaya muara. Kondisinya mengenaskan dengan kepala dan tangan kanan hilang.

“Posisi korban tertelungkup dan sudah kembung dan membusuk,” katanya saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (10/7).

Melihat korban sudah ditemukan, warga langsung berupaya mengevakuasi dengan menggunakan alat berat yakni ekskavator untuk menyebrangkan anggota agar dapat mengangkat korban dari perairan.

“Alhamdulillah korban berhasil dievakuasi dari perairan, dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat,” terangnya.

Seperti diketahui, Alif harus menjadi korban keganasan buaya muara di Sungai Rengit pada saat memancing, Minggu (8/7). 
Kejadian ini berawal saat Alif memancing di Sungai Rengit bersama rekannya. Kemudian, korban bersama rekannya berpisah mencari titik lokasi pemancingan masing-masing.

Alif yang merasa gerah lalu mencuci tangannya di sungai. Tiba-tiba, Alif langsung diterkam oleh buaya muara. Melihat tersebut, rekannya meminta pertolongan warga. Namun, warga tak mampu berbuat apa-apa hingga akhirnya korban menghilang dibawa buaya.

(lim/JPC)






BERITA BERIKUTNYA

loading...