Sampah Menumpuk Timbulkan Bau Busuk

Senin, 09 Juli 2018 | 11:00:39 WIB

 BAU BUSUK : Sampah yang menumpuk di perbatasan koto Tebat dengan Desa Sungai Abu dan mengeluarkan bau busuk. SAPRIAL/JAMBI INDEPENDENT
BAU BUSUK : Sampah yang menumpuk di perbatasan koto Tebat dengan Desa Sungai Abu dan mengeluarkan bau busuk. SAPRIAL/JAMBI INDEPENDENT

BANGKO-INDEPENDENT.COM-Setelah pilkada sejumlah titik tempat pembuangan sampah sementara di sepanjang badan jalan dibeberapa titik di Kerinci kembali menumpuk, salah satunya di perbatasan koto Tebat dengan Desa Sungai Abu. Tumpukkan sampah berada disepanjang jalan tanpa diangkut oleh petugas kebersihan dari Lingkungan Hidup.

Keberadaan sampah dipinggir jalan ini saat ini menimbulkan bau busuk dan menyebar ke warga yang melakukan aktifitas di sekitar lokasi pembuangan sampah masyarakat tersebut. Rasy salah seorang warga Koto Tebat mengaku, sangat risih terhadap keberadaan sampah tersebut. Karena saat ini sudah menimbulkan bau busuk.Diia mengatakan sampah numpuk sampai satu minggu bahkan terkadang dua minggu batu diangkat, ini sangat menganggu.

“Sampah yang berada di jalan ini terkadang lebih dari satu minggu baru dipindahkan, tentu warga disekitar merasa risih karena bau busuk yang ditimbulkan dari sampah,”jelasnya.

Dikatakan, sumber koran ini mempertanyakan kinerja Lingkungan Hidup. Sampah menumpuk LH kemana? Masa sampah sampai menimbulkan bau busuk belum juga dipindahkan. “LH seharunya membersihkan tiap hari atau dua hari sekali, jangan sampai masyarakat risih,”katanya.

Pantauan koran ini dilapangan memang terlihat tumpukan sampah diperbatasan Koto Tebat dengan Desa Pondok Sungai Abu sudah menyebar dibadan jalan dan sangat menganggu pengguna jalan dan juga para petani yang bekerja disekitar tempat pembuangan sampah sementara tersebut.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kerinci, Gasdinul Gazam, saat hubungi Hpnya bernada tidak altif.sampai berita ini diturukan belum ada tanggapan dari LH terkait masoh numpuknya sampah di Perbatasan koto tebat dengam Desa Ppndol Sungai Abu tersebut.(sap/muz)

 






BERITA BERIKUTNYA

loading...