Prihatin Utang Negara, Raja Malaysia Minta Gajinya Dipotong

Rabu, 13 Juni 2018 | 11:35:28 WIB

 Rakyat Malaysia rela mengeluarkan uang demi membayar hutang negara (DNA India)
Rakyat Malaysia rela mengeluarkan uang demi membayar hutang negara (DNA India)

BANGKO-INDEPENDENT.COM-Raja Malaysia Sultan Muhammad V, telah menawarkan untuk memotong 10 persen gaji dan honorariumnya selama pemerintahannya sampai 2021. Seperti dilansir Channel News Asia pada Selasa, (12/6), Comptroller of the Royal Household Istana Negara Wan Ahmad Dahlan Ab Aziz mengatakan, Sultan Muhammad V sangat prihatin dengan utang dan situasi ekonomi Malaysia.

"Dia sangat tersentuh dan menyatakan rasa terima kasihnya kepada orang Malaysia yang telah dengan murah hati berkontribusi pada program Tabung Harapan Malaysia," kata Wan Ahmad Dahlan.

Wan Ahmad Dahlan menambahkan, Sultan Muhammad V juga telah memutuskan bahwa Istana Kerajaan tidak akan menjadi tuan rumah open house Hari Raya Idul Fitri seperti yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya. Alokasi anggaran untuk open house akan digunakan untuk membantu yang kurang beruntung.

Bulan lalu, Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengatakan, Malaysia punya hutang lebih dari RM 1 triliun. Secara tersirat, Mahathir menyalahkan pemerintah sebelumnya yang dipimpin oleh Najib Razak yang sekarang menghadapi penyelidikan korupsi dalam negeri.

Pada 23 Mei, Mahathir mengumumkan, Malaysia akan memotong gaji para menteri kabinetnya sebanyak 10 persen. Berbicara pada konferensi pers, usai memimpin rapat kabinet pertamanya di Putrajaya, dia berkata, "Ini menunjukkan bahwa kita memperhatikan masalah keuangan negara," ujarnya.

(ina/JPC)






BERITA BERIKUTNYA