Meisita Tolak Gantikan Mendiang Zoerman

Rabu, 13 Juni 2018 | 11:15:50 WIB

 Meisita
Meisita

BANGKO-INDEPENDENT.COM-Pengganti (alm) Zoerman Manap sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi dari Partai Golkar sudah diputuskan. Dia adalah Rahman Albani, yang memperoleh suara terbanyak ketiga dari dapil Kota Jambi, pada pemilu legislatif periode lalu. Sebenarnya untuk suara terbanyak kedua setelah (alm) Zoerman Manap, didapatkan Meisita. Namun Meisita, tidak bersedia menjadi Pergantian Antar Waktu (PAW).

 Rahman Albani, kepada Jambi Independent, menjelaskan, ia terpilih karena memang suara terbanyak, kedua yaitu Meisita Arifin tidak bersedia menggantikan almarhum Zoerman. “Saat ini masih menunggu surat pernyataan tidak bersedia dari Meisita Arifin. Nanti surat tersebut akan diproses oleh DPP Partai Golkar,” katanya, Selasa (12/6).

 Selanjutnya, surat tersebut akan diproses oleh DPD Golkar dan diserahkan kepada DPRD Provinsi. Nanti juga akan disampaikan ke KPU Provinsi sebagai penyelenggara.

 “Tugas KPU menyerahkan kepada Gubernur. Nanti Gubernur yang akan menyampaikan kepada Kemendagri,” katanya lagi. “Ini menjadi momen baik karena saya akan gunakan waktu sebaik–baiknya. Nanti juga akan maju sebagai calon pada pemilu 2019 nanti,” sebutnya.

 Dia kembali menegaskan, masih menunggu untuk dilantik. Dan kemungkinan pada Juli mendatang. “Itu waktu paling cepat untuk dilantik mohon doanya saja,” ujarnya.

 Ketua Harian DPD I Golkar Provinsi Jambi, Sy Fasha mengatakan, dalam aturannya yang menjadi pengganti Zoerman Manap adalah Meisita Arifin, karena sebagai peraih suara terbanyak. Namun, Meisita mengundurkan diri dan tidak ingin menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi menggantikan kakak iparnya (alm) Zoerman Manap.

 “Otomatis, Rahman Albani yang berpeluang menggantikan Mesita tersebut,” katanya.  

 Meskipun begitu, kendalanya harus ada persetujuan dari Meisita, yakni tidak bersedia menjadi pengganti Zoerman Manap. “Jadi kita fasilitasi penyelesaian masalah PAW almarhum Zoerman Manap. Mesita tidak bersedia mnejadi pengganti. Jadi, dia (Meisita, red) serahkan surat pernyataan tidak bersedia. Saya yang memfasilitasi pertemuan tersebut, sebagai ketua harian DPD I Golkar Provinsi Jambi,” sambungnya.

 Surat tersebut akan dikirimkan ke DPP Golkar untuk meminta persetujuan nama Rahman Albani. Setelah disetujui, surat penunjukan PAW dikirim ke Gubernur untuk bisa dilantik menjadi anggota DPRD. “Prosesnya mungkin sampai Agustus paling lama,” tutupnya.

 Melihat hal itu, pengamat politik, Ja’far Ahmad, menilai, secara kepartaian, Rahman Albani penunjukan itu adalah keputusan internal. Ditambah lagi, suara terbanyak kedua tidak bersedia menjadi pengganti. “Posisi Meisita tidak lagi berada di Jambi, bisa jadi Meisita memang tidak tertarik,” tandasnya.

(rak/ano/muz/ira/rib)






BERITA BERIKUTNYA